Tragedi nasional dan konflik internal di Indonesia.
1. Pemberontakan PKI di Madiun tahun 1948 dipimpin oleh Muso dan Amir
Syarifudin dengan tujuan menggulingkan kabinet Hatta dan mendirikan
Soviet Republik Indonesia di Madiun. Berhasil ditumpas oleh Kolonel
Sungkono dan Brigade Surachman.
2. Akibat perjanjian Renville maka terjadi pemberontakan DI/TII yang berasal
Dari kelompok hisbullah dan sabilillah.
DI/TII Jawa Barat tahun 1949-1962 dipimpin oleh Sekarmadji Maridjan dengan tujuan mendirikan Negara Islam berhasil ditumpas dengan operasi militer pagar betis dan baratayudha dipimpin oleh Ibrahim Adjie.
3. DI/TII Jawa Tengah tahun 1946 dipimpin oleh Amir Fatah berhasil ditumpas dengan operasi militer Gerakan Benteng Negara yang dipimpin oleh Letkol Bachrin dan Letkol Ach. Yani.
4. DI/TII di Aceh tahun 1953-1962 yang dipimpin oleh Tengku Daud Beureuh
Sebabnya Sumatra Utara. Berhasil dipadamkan dengan musyawarah yang dipimpin oleh Kolonel M. Yasin.
5. DI/TII di Kalimantan Selatan tahun 1950-1963 yang dipimpin oleh Ibnu Hajar berhasil ditumpas dalam operasi militer tahun 1963.
6. DI/TII Sulawesi Selatan tahun 1952-1965 dipimpin oleh Kahar Muzakar
Penyebabnya adalah Komando Gerilya Sulawesi Selatan tidak semuanya
Diterima sebagai APRIS kemudian bergerilya yang akhirnya menjadi bagian
DI/TII tahun 1965 berhasil di tembak dalam operasi militer.
7. Angkatan Perang Ratu Adil di Jawa barat tahun 1949-1950 dipimpin oleh
Raymont Paul Westerling yang kemudian mengajak bergabung Sultan Hamid II berhasil di tumpas dalam operasi militer yang dipimpin Letkol Eri Sudewo semua berhasil ditangkap kecuali Westerling berhasil melarikan
Diri naik kapal Catalina milik AL Belanda.
8. Pemberontakan Andi Aziz di Sulawesi Selatan tahun 1950 dipimpin oleh Andi Azis berhasil ditumpas dalam operasi militer yang dipimpin oleh Kolonel Alex Kawilarang.
9. RMS (Republik Maluku Selatan) tahun1950-1963 dipimpin oleh Dr. Soumokil
Dengan tujuan membentuk Negara RMS dan berhasil menduduki kota Ambon dan menguasai Benteng Nieuw Victoria. Pemadaman pemberontakan dengan cara damai yang diwakili oleh Dr. Liemena tidak berhasil. Penumpasa melalui operasi militer hingga menewaskan Letkol.
Slamet Riyadi. 2 Desember 1963 berhasil ditangkap dan dihukum mati.
10.PRRI (PEMBERONTAKAN PEMERINTAH REVOLUSIONER INDONESIA)
Tahun 1956-1958 di Sumatra dan Sulawesi Utara sebab tidak ada keharmonisan pusat dan daerah dan larangan militer ber politik.
Sumatra Barat dibentuk Dewan Banteng dipimpin oleh Achmad Husin
Berhasil diamankan dalam operasi 17 Agustus dipimpin oleh Kol. A. Yani
Sumatra Selatan dibentuk Dewan Garuda dipimpin oleh Letkol. Barlian
Berhasil di tumpas oleh Dr. Ibnu Sutowo dalam operasi sadar
Sumatra Utara dibentuk Dewan Gajah dipimpin oleh Kolonel simbolon
Berhasil diamankan dalam operasi Saptamarga dipimpin oleh Brigader
Jenderal Djati Kusumo
Sulawesi Utara dibentuk Dewan Manguni dipimpin oleh Kol. Vantje Samuel
Berhasil diamankan oleh Letkol Rukminto.
11.Permesta (pemberontkan Piagam Perjuangan Semesta) tahun 1958-1961
Dipimpin oleh Kol. Somba dengan alasan memutuska hub dengan pusat dan
Bergabung dengan PRRI berhasil di tumpas oleh Letkol. Rukminto dalam
Komando operasi Merdeka.
12. G30S/PKI di Jakarta tanggal 30 september 1965 dipimpin oleh Kolonel Untung
Sutopo pahlawan yang gugur pada peristiwa itu : 1. Letjen Ahmad Yani 2. Majen
R. Suprapto 3. Majen Haryono 4. Majen Suwondo Suparman 5. Brigjen D.I.
Panjaitan 6. Brigjen Sutoyo S 7. Letnan Pierre Tendean 8. Brig Polisi Sasuit
Tubun dan Ade Irma Suryani puteri Jenderal A H Nasution.
Di Yogyakarta saat itu juga terjadi G30S PKI yang meninggalnya Kolonel
Katamso.
Latar belakang lahirnya orde baru :
Akibat terjadinya penyimpangan orde lama (1945-1965)
1. Kebijaksanaan yang menguntungkan PKI.
2. 10 Januari 1966 Terjadinya demontrasi besar-besaran di Yogyakarta
(Kami, Ikatan Aksi Guru, KAPPI dsb) di kenal dengan Angkatan ‘66
Disertai dengan Tiga Tuntutan Rakyat (TRITURA) :
Bubarkan PKI 2. Bersihkan Kabinet dari PKI dan 3. Turunkan harga
Gugur sebagai pahlawan Ampera Arief Rahman (KAMI)
3. Pembentukan “Barisan Soekarno” oleh Dr. Subandrio dengan tujuan
Untuk mengalihkan rakyat dari usaha penyeleseian politik atas keter-
Libatan PKI ( Tandingan demonstran pendukung Soekarno).
4. 24 Februari 1966 Pelantikan “Kabinet 100 menteri” oleh Presiden Soekarno
Di Istana Negara banyak ditentang mahasiswa karena banyak anggota PKI
5. 26 Februari 1966 KAMI dibubarkan oleh Presiden Soekarno.
6. 11 Maret 1966 ( Supersemar) dari Presiden Soekarno kepada Letjen
Suharto. Isinaya perintah untuk mrngambil tindakan yang dianggap perlu
Dalam menjamin keamanan dan ketenangan serta kestabilan pemerintah.
7. Tindakan yang diambil Mayjen Suharto :
• 12 Maret 1966 PKI di bubarkan
• Mengamankan Kabinet Dwikora dari PKI.
• Mengaktifkan kembali kegiatan semua PT.
• Menertibkan dan Mengfusikan MPRS dan DPR Gotong Royong
Sesuai UUD ‘45
Masa Orde Baru.
1.Politik dalamnegeri :
• 27 Maret 1968 – 21 Mei 1998 Masa Orde Baru dengan Presiden Soeharto.
• Untuk menjaga stabilitas politik mempunyai 2 landasan yaitu :
1.Landasan falsafah dan idiologi Pancasila
2. Landasan konstitusional UUD ’45.
• 1968 dibentuk Kabinet Pembangunan dengan keberhasialnnya,
• hasil pepera aada tahun 1969, Irian Barat menjadi bagian propisi NKRI
• Pemili tanggal 3 Juli 1971 diikuti 10 partai
• Pemilu 1977 menjadi 3 partai yaitu PPP,GOLKAR,PDI.
• Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila dengan
Tujuan untuk membentuk persamaan pemahaman Pancasila dan UUD’45
• 17 Juli 1976 Integrasi Timor Timur, yang sebelumnya dijajah Portugis
2.Politik Luar Negeri.
• 11 Agustus 1966 berakhirnya konfrontasi dengan Malaysia
• 28 September 1966 kembali menjadi anggota PBB
• 8 Agustus 1967 terbentuknya ASEAN
3. Ekonomi.
• Pengendalian inflasi
• Pembangunan Lima Tahunan dimualai 1-4-1969 s.d 131-3-1974
• Membangunan sarana prasarana
• Pinjaman luar negeri ( tinggalan utang pemerintah dan swasta lebih
besar disbanding orde lama)
• Keberhasilan penekanan pertumbuhan penduduk melalui KB
• Ekspor manufaktur meningkat
• Krisis ekonomi 1997.
Akhir Pemerintahan Orde Baru
Keberhasilan masa orde baru ternyata dibangun atasbiaya pinjaman luarnegeri sehingga ketika terjadi krisis moneter 1997 nilai rupiah merosot yang menyebabkan utang menjadi naik. Yang kemudian menimbulkan krisis ke
Percayaan pada pemerintah.
Masa Reformasi.
• Tahun 1997 terjadi krisis moneter menyebabkan harga barang kebu-
Tuhan pokok naik. Daya beli masyarakat turun, PHK menambah pe
Ngangguran.
• 12 Mei 1998 terjadi demonstrasi mahasiswa di Universitas Trisakti
4 masiswa meninggal yaitu Elang Mulya Lesmana, Hery Hertanto,
Hendriawan Sie, dan Hafidhin Royan
• 15 Mei 1998 Pulang dari Kairo Mesir menghadi pertemuan KTT G 15.
• 19 Mei 1998 Demonstrasi besar-besar oleh Mahasiswa di gedung DPR/MPR
• 21 Mei 1998 Presiden Soeharto menyatakan berhenti dan digantikan
Oleh Baharudin Yusuf Habibi.
• 7 Juni 1999 dilaksanakan pemeilu pertama pada masa reformasi diikuti
48 partai dimenangkan oleh PDI.
• 20 Oktober 1999 K.H Abdulrahman Wahid diangkat menjadi presiden
Dan Megawati Soekarno Puteri diangkat sebagai wakil presiden.
• 21 Juli 2001 Presiden Abdulrahman Whid diberhentikan dari presiden
Dan digantikan Megawati Soekarno Puteri dan wakilnya Hamzah Haz.
• 5 April 2004 dilaksanankan pemilu untuk anggota DPR
• 5 Juli 2004 pemilu presiden dan wkil untuk putaran pertama
• 20 September 2004 pemilu presiden dan wkil untuk putaran kedua.
Yang terpilih Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Yusuf Kala.
PBB (United Nations)
• 10 Juni 1920 berdirinya Liga Bangsa-Bangsa di Versailles, Perancis
Atas presiden AS Woodrow Wilson. Tujuan menjaga perdamain dunia.
• 14 Agustus 1941 Piagam Atlantik (Atlantic Charter) 26 Negara atas usul
Winston Churchill (perdana menteri Inggris) dan Franklin Delano Roosevelt (presiden AS) diatas kapal Agusta di Samodra Atlantik.
• 7 Oktober 1944 kepala Negara Amerika Serkat, Rusia dan Republik Cina Nasionalis, konferensi di Washington DC. Menghasilkan kesepakatan
Berdirinya Perserikatan Bangsa-Bangsa
• 25 April 1945 konferensi di San Fransisko (AS) yang di hadiri 50 negara,
Kemudian menandatangani Piagam Perdamain (Charter of Peace)
Peserta tersebut langsung menjadi anggota asli PBB.
• 24 Oktober 1945 berdirilah PBB di San Fransisko, Amerika Serikat.
• Azas PBB :
1. Persamaan hak dan derajat.
2. Setiap anggota memiliki hak dan kewajiban yang sama
3. PBB tidak boleh mencampuri urusan dalam negeri lain
4. Anggota memberikan bantuan kepada PBB sesuai ketentuan PBB.
5. Tiap anggota menyeleseikan sengketa melalui cara yang
Tidak membahayakan perdamaian dunia.
• Tujuan PBB
1. Memelihara perdamain dunia dan keamanan Internasional.
2. Pelaksanaan hak azazi manusia di segala bidang
3. Menyeleseikan perselisiha dengan cara damai dan mencegah
Timbulnya perang
4. Melaksanakan tindakan bersama terhadap Negara yang mem
Bahayakan dunia.
5. Mewujudkan kerja sama internasional dalam memecahkan
Persolan ekonomi, social, kebudayaan dan kemanusiaan
6. Memajukan hubungan persahabatan antar bangsa berdasarkan
Asas-asas persamaan derajat, hak untuk menentukan nasibnya
Sendiri dan tidak mencampuri urusan dalam negeri.
• Jenis keanggotaan
- Anggota asli dan anggota tambahan.
Badan utama PBB
- Majelis Umum (General Assembly)
- Dewan Keamanan( Security Council),
- Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and social Council)
- Mahkamah Internasioanl, (International Court of Justice)
- Dewan Perwalian (Trusteship Council)
- Secretariat PBB.
Majelis Umum : Sidang majelis umum dihadiri seluruh anggota, 1 anggota
Satu suara.
Dewan Keamanan : Keanggotaan terdiri 15 negara, 5 negara anggota tetap
yaitu, Perancis, Inggris, Rusia, Amerika Serikat dan Cina (memiliki hak
veto yaitu hak untuk menolak atau membatalkan suatu keputusan
Dewan Keamanan) dan 10 anggota tidak tetap yang dipilih secara
Bergiliran 2 tahun sekali.
Dewan Ekonomi dan Sosial (ECOSOC) terdiri sari organisasi-organisasi
Khusus (Specialized Agencies) yaitu :
a. UNESCO (united Nations Educational Scientific And Cultural Orgazation)
Adalah organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB.
Berdiri 4 November 1946 di Paris, Perancis.
b. UNICEF (United Nations International Childrens Emergency Fund)
Adalah Organisai Dana Perkembangan anal-anak Internasional PBB.
Berdiri 11- - 1946 di New York, Amerika Serikat
c. WHO (World Health Organization)
Adalah Organisasi kesehatan Sedunia. Berdiri 7 April 1948 di Jenewa, Swis
d. FAO (Food and Agricultural Organization)
Adalah Organisasi Bahan Makanan dan Pertanian. Berdiri 16 Oktober
1945 di Roma, Italia
e. ILO (International Labour Organization)
Adalah Organisasi perburuhan Internasional. Berdiri 11 April 1919
Di Jenewa, Swiis.
f. IBRD (International Bank for Reconstruction And Development)
Adalah Bang dunia untuk pembangunan dan perkembangan.
Berdiri 27 Desember 1945 di Washington, Amerika Serikat.
g. IMF (International Monetery Fund)
Adalah dana Moneter Internasional. Berdiri 27 Desember 1947 di
Washingron, amerika Serikat.
h. ITU (International Telecommunication Union)
Adalah Persatuan Telekomunikasi Internasional berdiri 1865 dan diterima sebagai organisasi PBB tahun 1947 di Jenewa, Swiss.
i. WMO (World Meteorogical Organization)
Adalah organisasi metereologi sedunia. Berdiri 23 Maret 1950 di
Jenewa, swiss.
j. IMCO (Inter Govermental Maritime Consultative Organization)
Adalah Organisasi Konsultasi Maritim Antar Pemerintah.
Berdiri 13 Januari 1959 di London, Inggris.
k. UNDP (United Nations Development Programme)
Adalah program pembangunan perserikatan bangsa-bangsa.
l. UNHCR (United Nations High Comissioner for Refugees)
Adalah komisi tinggi urusan pengungsi perserikatan bangsa-bangsa.
Dewan Perwalian : the big five merupakan anggota perwalian dan yang
Mengelola Amerika Serikat.
Mahkamah Internasional : terdiri dari 15 hakim dari 15 negara masa tugas
Selama 9 tahun berkedudukan di Den Haag.
• Konferensi Asia Afrika.
• 28 April s.d 2 Mei 1954 Konferensi Colombo (Pancanegara I)
1. Indonesia diwakili oleh PM Ali Sastroamijoyo.
2. India diwakili PM Shri Pandit Jawaharlal Nehru
3. Pakistan diwakili PM Moh. Ali Jinnah
4. Burma diwakili PM Unu
5. SriLangka diwakili PM Sir John Kotelawala
• 28-31 Desember 1954 Konferensi Bogor (Pancanegara II)
• 18-25 April 1955 Konferensi Asia Afrika dihadiri 29 negara dari 30 undangan yang tidak hadir Federasi Afrika Tengah (Rhodesia dan Nyasa)
Dalam konferensi ini tedapat 3 kelompok yaitu :
1. Kel. Pro Barat : Filipina, Muang Thai, Pakistan, Iran dan Turki.
2. Kel. Pro komunis : RRC dan Vietnam Utara
3. Kel netral : India, Birma, SriLangka dan Indonesia
Hasil KAA adalah dasa sila banding.
• Gerakan Non Blok (Non Alignment Movement)
Penggagas GNB : Presiden Gamal Abdul Naser (Mesir), Presiden Joseph
Broz Tito ( Yugoslavia) dan PM Jawaharlal Nehru (India) di Belgrade
(Yugoslavia) dan dilanjutaka pada siding PBB di New York dengan Ir. Soekarno (Indonesia) dan Preside Kwame Nkrumah (Gana)
Tujuan meredakan ketegangan antara Blok Barat dan Blok Timur.
• Lembaga Regional :
1. Association of Southeast Asian Nations (ASEAN)
Berdiri 8 Agustus 1967 di Bangkok yang di tandatangani 5 negara :
1. Indonesi diwakili Adam Malik
2. Malaysia diwakili Tun Abdul Razak
3. Singapura diwakili S. Rajaratnam
4. Filiphina diwakili Narsisco Ramos
5. Muang Thai diwakili Thanat Khoman
2. OPEC ORGANIZATION OF Petroleum Exporting Countries
3. OKI Organisasi Konferensi Islam
4. APEC (Asia Pasific Economic Cooperation)
5. EEC (European Community) atau Masyarakat Ekonomi Eropa
Berdiri 1 Januari 1958 di Roma, Italia.
6.Asean Free Trade Area (AFTA)
7. BENELUX (Belgia, Nederland dan Luxemburg)
8. Nort America Free Trade Area (NAFTA)
Adalah pasar bebas Amerika Utara ( Kanada, amerika Serikat, dan Meksiko.
world of me
Friday, October 29, 2010
proses terbentuknya bumi
1.Theory Big bang
Teori ini adalh yang paling terkenal gan.
Berdasarkan Theory Big Bang, proses terbentuknya bumi berawal dari puluhan milyar tahun yang lalu. Pada awalnya terdapat gumpalan kabut raksasa yang berputar pada porosnya. Putaran yang dilakukannya tersebut memungkinkan bagian-bagian kecil dan ringan terlempar ke luar dan bagian besar berkumpul di pusat, membentuk cakram raksasa. Suatu saat, gumpalan kabut raksasa itu meledak dengan dahsyat di luar angkasa yang kemudian membentuk galaksi dan nebula-nebula. Selama jangka waktu lebih kurang 4,6 milyar tahun, nebula-nebula tersebut membeku dan membentuk suatu galaksi yang disebut dengan nama Galaksi Bima Sakti, kemudian membentuk sistem tata surya. Sementara itu, bagian ringan yang terlempar ke luar tadi mengalami kondensasi sehingga membentuk gumpalan-gumpalan yang mendingin dan memadat. Kemudian, gumpalan-gumpalan itu membentuk planet-planet, termasuk planet bumi.
Dalam perkembangannya, planet bumi terus mengalami proses secara bertahap hingga terbentuk seperti sekarang ini. Ada tiga tahap dalam proses pembentukan bumi, yaitu:
1. Awalnya, bumi masih merupakan planet homogen dan belum mengalami perlapisan atau perbedaan unsur.
2. Pembentukan perlapisan struktur bumi yang diawali dengan terjadinya diferensiasi. Material besi yang berat jenisnya lebih besar akan tenggelam, sedangkan yang berat jenisnya lebih ringan akan bergerak ke permukaan.
3. Bumi terbagi menjadi lima lapisan, yaitu inti dalam, inti luar, mantel dalam, mantel luar, dan kerak bumi.
Perubahan di bumi disebabkan oleh perubahan iklim dan cuaca.
2. Teori Kabut Kant-Laplace
Sejak jaman sebelum Masehi, para ahli telah banyak berfikir dan melakukan analisis terhadap gejala-gejala alam. Mulai abad ke 18 para ahli telah memikirkan proses terjadinya Bumi.
Ingatkah kamu tentang teori kabut (nebula) yang dikemukakan oleh Immanuel Kant (1755) dan Piere de Laplace (1796)? Mereka terkenal dengan Teori Kabut Kant-Laplace. Dalam teori ini dikemukakan bahwa di jagat raya terdapat gas yang kemudian berkumpul menjadi kabut (nebula). Gaya tarik-menarik antar gas ini membentuk kumpulan kabut yang sangat besar dan berputar semakin cepat. Dalam proses perputaran yang sangat cepat ini, materi kabut bagian khatulistiwa terlempar memisah dan memadat (karena pendinginan). Bagian yang terlempar inilah yang kemudian menjadi planet-planet dalam tata surya.
3. Teori Planetesimal
Seabad sesudah teori kabut tersebut, muncul teori Planetesimal yang dikemukakan oleh Chamberlin dan Moulton. Teori ini mengungkapkan bahwa pada mulanya telah terdapat matahari asal. Pada suatu ketika, matahari asal ini didekati oleh sebuah bintang besar, yang menyebabkan terjadinya penarikan pada bagian matahari. Akibat tenaga penarikan matahari asal tadi, terjadilah ledakan-ledakan yang hebat. Gas yang meledak ini keluar dari atmosfer matahari, kemudian mengembun dan membeku sebagai benda-benda yang padat, dan disebut planetesimal. Planetesimal ini dalam perkembangannya menjadi planet-planet, dan salah satunya adalah planet Bumi kita.
Pada dasarnya, proses-proses teoritis terjadinya planet-planet dan bumi, dimulai daribenda berbentuk gas yang bersuhu sangat panas. Kemudian karena proses waktu dan perputaran (pusingan) cepat, maka terjadi pendinginan yang menyebabkan pemadatan (pada bagian luar). Adapaun tubuh Bumi bagian dalam masih bersuhu tinggi.
4. Teori Pasang Surut Gas
Teori ini dikemukakan leh jeans dan Jeffreys, yakni bahwa sebuah bintang besar mendekati matahari dalam jarak pendek, sehingga menyebabkan terjadinya pasang surut pada tubuh matahari, saat matahari itu masih berada dalam keadaan gas. Terjadinya pasang surut air laut yang kita kenal di Bumi, ukuranya sangat kecil. Penyebabnya adalah kecilnya massa bulan dan jauhnya jarak bulan ke Bumi (60 kali radius orbit Bumi). Tetapi, jika sebuah bintang yang bermassa hampir sama besar dengan matahari mendekati matahari, maka akan terbentuk semacam gunung-gunung gelombang raksasa pada tubuh matahari, yang disebabkan oleh gaya tarik bintang tadi. Gunung-guung tersebut akan mencapai tinggi yang luar biasa dan membentuk semacam lidah pijar yang besar sekali, menjulur dari massa matahari tadi dan merentang kea rah bintang besar itu.
Dalam lidah yang panas ini terjadi perapatan gas-gas dan akhirnya kolom-kolom ini akan pecah, lalu berpisah menjadi benda-benda tersendiri, yaitu planet-planet. Bintang besar yang menyebabkan penarikan pada bagian-bagian tubuh matahari tadi, melanjutkan perjalanan di jagat raya, sehingga lambat laun akan hilang pengaruhnya terhadap-planet yang berbentuk tadi. Planet-planet itu akan berputar mengelilingi matahari dan mengalami proses pendinginan. Proses pendinginan ini berjalan dengan lambat pada planet-planet besar, seperti Yupiter dan Saturnus, sedangkan pada planet-planet kecil seperti Bumi kita, pendinginan berjalan relatif lebih cepat.
Sementara pendinginan berlangsung, planet-planet itu masih mengelilingi matahari pada orbit berbentuk elips, sehingga besar kemungkinan pada suatu ketika meraka akan mendekati matahari dalam jarak yang pendek. Akibat kekuatan penarikan matahari, maka akan terjadi pasang surut pada tubuh-tubuh planet yang baru lahir itu. Matahari akan menarik kolom-kolom materi dari planet-planet, sehingga lahirlah bulan-bulan (satelit-satelit) yang berputar mengelilingi planet-planet. peranan yang dipegang matahari dalam membentuk bulan-bulan ini pada prinsipnya sama dengan peranan bintang besar dalam membentuk planet-planet, seperti telah dibicarakan di atas.
5. Teori Bintang Kembar
Teori ini dikemukakan oleh seorang ahli Astronomi R.A Lyttleton. Menurut teori ini, galaksi berasal dari kombinasi bintang kembar. Salah satu bintang meledak sehingga banyak material yang terlempar. Karena bintang yang tidak meledak mempunyai gaya gravitasi yang masih kuat, maka sebaran pecahan ledakan bintang tersebut mengelilingi bintang yang tidak meledak. Bintang yang tidak meledak itu adalah matahari, sedangkan pecahan bintang yang lain adalah planet-planet yang mengelilinginya
Kesimpulan Teori Proses Pembentukan Bumi
Ada dua kesimpulan yang dapat diambil dari penjelasan mengenai proses terbentuknya bumi, yaitu:
1. Bumi berasal dari suatu gumpalan kabut raksasa yang meledak dahsyat, kemudian membentuk galaksi dan nebula. Setelah itu, nebula membeku membentuk galaksi Bima Sakti, lalu sistem tata surya.Bumi terbentuk dari bagian kecil ringan yang terlempar ke luar saat gumpalan kabut raksasa meledak yang mendingin dan memadat sehingga terbentuklah bumi.
2. Tiga tahap proses pembentukan bumi, yaitu mulai dari awal bumi terbentuk, diferensiasi sampai bumi mulai terbagi ke dalam beberapa zona atau lapisan, yaitu inti dalam, inti luar, mantel dalam, mantel luar, dan kerak bumi.
Teori ini adalh yang paling terkenal gan.
Berdasarkan Theory Big Bang, proses terbentuknya bumi berawal dari puluhan milyar tahun yang lalu. Pada awalnya terdapat gumpalan kabut raksasa yang berputar pada porosnya. Putaran yang dilakukannya tersebut memungkinkan bagian-bagian kecil dan ringan terlempar ke luar dan bagian besar berkumpul di pusat, membentuk cakram raksasa. Suatu saat, gumpalan kabut raksasa itu meledak dengan dahsyat di luar angkasa yang kemudian membentuk galaksi dan nebula-nebula. Selama jangka waktu lebih kurang 4,6 milyar tahun, nebula-nebula tersebut membeku dan membentuk suatu galaksi yang disebut dengan nama Galaksi Bima Sakti, kemudian membentuk sistem tata surya. Sementara itu, bagian ringan yang terlempar ke luar tadi mengalami kondensasi sehingga membentuk gumpalan-gumpalan yang mendingin dan memadat. Kemudian, gumpalan-gumpalan itu membentuk planet-planet, termasuk planet bumi.
Dalam perkembangannya, planet bumi terus mengalami proses secara bertahap hingga terbentuk seperti sekarang ini. Ada tiga tahap dalam proses pembentukan bumi, yaitu:
1. Awalnya, bumi masih merupakan planet homogen dan belum mengalami perlapisan atau perbedaan unsur.
2. Pembentukan perlapisan struktur bumi yang diawali dengan terjadinya diferensiasi. Material besi yang berat jenisnya lebih besar akan tenggelam, sedangkan yang berat jenisnya lebih ringan akan bergerak ke permukaan.
3. Bumi terbagi menjadi lima lapisan, yaitu inti dalam, inti luar, mantel dalam, mantel luar, dan kerak bumi.
Perubahan di bumi disebabkan oleh perubahan iklim dan cuaca.
2. Teori Kabut Kant-Laplace
Sejak jaman sebelum Masehi, para ahli telah banyak berfikir dan melakukan analisis terhadap gejala-gejala alam. Mulai abad ke 18 para ahli telah memikirkan proses terjadinya Bumi.
Ingatkah kamu tentang teori kabut (nebula) yang dikemukakan oleh Immanuel Kant (1755) dan Piere de Laplace (1796)? Mereka terkenal dengan Teori Kabut Kant-Laplace. Dalam teori ini dikemukakan bahwa di jagat raya terdapat gas yang kemudian berkumpul menjadi kabut (nebula). Gaya tarik-menarik antar gas ini membentuk kumpulan kabut yang sangat besar dan berputar semakin cepat. Dalam proses perputaran yang sangat cepat ini, materi kabut bagian khatulistiwa terlempar memisah dan memadat (karena pendinginan). Bagian yang terlempar inilah yang kemudian menjadi planet-planet dalam tata surya.
3. Teori Planetesimal
Seabad sesudah teori kabut tersebut, muncul teori Planetesimal yang dikemukakan oleh Chamberlin dan Moulton. Teori ini mengungkapkan bahwa pada mulanya telah terdapat matahari asal. Pada suatu ketika, matahari asal ini didekati oleh sebuah bintang besar, yang menyebabkan terjadinya penarikan pada bagian matahari. Akibat tenaga penarikan matahari asal tadi, terjadilah ledakan-ledakan yang hebat. Gas yang meledak ini keluar dari atmosfer matahari, kemudian mengembun dan membeku sebagai benda-benda yang padat, dan disebut planetesimal. Planetesimal ini dalam perkembangannya menjadi planet-planet, dan salah satunya adalah planet Bumi kita.
Pada dasarnya, proses-proses teoritis terjadinya planet-planet dan bumi, dimulai daribenda berbentuk gas yang bersuhu sangat panas. Kemudian karena proses waktu dan perputaran (pusingan) cepat, maka terjadi pendinginan yang menyebabkan pemadatan (pada bagian luar). Adapaun tubuh Bumi bagian dalam masih bersuhu tinggi.
4. Teori Pasang Surut Gas
Teori ini dikemukakan leh jeans dan Jeffreys, yakni bahwa sebuah bintang besar mendekati matahari dalam jarak pendek, sehingga menyebabkan terjadinya pasang surut pada tubuh matahari, saat matahari itu masih berada dalam keadaan gas. Terjadinya pasang surut air laut yang kita kenal di Bumi, ukuranya sangat kecil. Penyebabnya adalah kecilnya massa bulan dan jauhnya jarak bulan ke Bumi (60 kali radius orbit Bumi). Tetapi, jika sebuah bintang yang bermassa hampir sama besar dengan matahari mendekati matahari, maka akan terbentuk semacam gunung-gunung gelombang raksasa pada tubuh matahari, yang disebabkan oleh gaya tarik bintang tadi. Gunung-guung tersebut akan mencapai tinggi yang luar biasa dan membentuk semacam lidah pijar yang besar sekali, menjulur dari massa matahari tadi dan merentang kea rah bintang besar itu.
Dalam lidah yang panas ini terjadi perapatan gas-gas dan akhirnya kolom-kolom ini akan pecah, lalu berpisah menjadi benda-benda tersendiri, yaitu planet-planet. Bintang besar yang menyebabkan penarikan pada bagian-bagian tubuh matahari tadi, melanjutkan perjalanan di jagat raya, sehingga lambat laun akan hilang pengaruhnya terhadap-planet yang berbentuk tadi. Planet-planet itu akan berputar mengelilingi matahari dan mengalami proses pendinginan. Proses pendinginan ini berjalan dengan lambat pada planet-planet besar, seperti Yupiter dan Saturnus, sedangkan pada planet-planet kecil seperti Bumi kita, pendinginan berjalan relatif lebih cepat.
Sementara pendinginan berlangsung, planet-planet itu masih mengelilingi matahari pada orbit berbentuk elips, sehingga besar kemungkinan pada suatu ketika meraka akan mendekati matahari dalam jarak yang pendek. Akibat kekuatan penarikan matahari, maka akan terjadi pasang surut pada tubuh-tubuh planet yang baru lahir itu. Matahari akan menarik kolom-kolom materi dari planet-planet, sehingga lahirlah bulan-bulan (satelit-satelit) yang berputar mengelilingi planet-planet. peranan yang dipegang matahari dalam membentuk bulan-bulan ini pada prinsipnya sama dengan peranan bintang besar dalam membentuk planet-planet, seperti telah dibicarakan di atas.
5. Teori Bintang Kembar
Teori ini dikemukakan oleh seorang ahli Astronomi R.A Lyttleton. Menurut teori ini, galaksi berasal dari kombinasi bintang kembar. Salah satu bintang meledak sehingga banyak material yang terlempar. Karena bintang yang tidak meledak mempunyai gaya gravitasi yang masih kuat, maka sebaran pecahan ledakan bintang tersebut mengelilingi bintang yang tidak meledak. Bintang yang tidak meledak itu adalah matahari, sedangkan pecahan bintang yang lain adalah planet-planet yang mengelilinginya
Kesimpulan Teori Proses Pembentukan Bumi
Ada dua kesimpulan yang dapat diambil dari penjelasan mengenai proses terbentuknya bumi, yaitu:
1. Bumi berasal dari suatu gumpalan kabut raksasa yang meledak dahsyat, kemudian membentuk galaksi dan nebula. Setelah itu, nebula membeku membentuk galaksi Bima Sakti, lalu sistem tata surya.Bumi terbentuk dari bagian kecil ringan yang terlempar ke luar saat gumpalan kabut raksasa meledak yang mendingin dan memadat sehingga terbentuklah bumi.
2. Tiga tahap proses pembentukan bumi, yaitu mulai dari awal bumi terbentuk, diferensiasi sampai bumi mulai terbagi ke dalam beberapa zona atau lapisan, yaitu inti dalam, inti luar, mantel dalam, mantel luar, dan kerak bumi.
cabang ilmu biologi
1. Zoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan
2. Botani, Ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan
3. Fisiologi, Ilmu yang mempelajari tentang faal/fungsi kerja tubuh
4. Anatomi atau ilmu urai tubuh, ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian tubuh
5. Genetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat
6. Mikrobiologi, ilmu yang mempelajari tentang organism
7. Bakteriologi, ilmu yang mempelajari tentang bakteri
8. Mikobiologi, ilmu yang mempelajari tentang jamur
9. Evolusi, ilmu yang mempelajari perubahan makhluk hidup dalam jangka panjang.
10. Biologi Molekuler, kajian biologi pada tingkat molekul
11. Rekayasa Genetika, ilmu yang mempelajari tentang manipulasi sifat genetic
12. Ekologi, ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbale balik antara makhluk hidup dan lingkungannya
13. Taksonomi, ilmu yang mempelajari tentang sistematika makhluk hidup
14. Ikhtiologi, Ilmu yang mempelajari tentang ikan
15. Malakologi, ilmu yang mempelajari tentang moluska
16. Karsinologi, ilmu yang mempelajari tentang crustacean
17. Ornitologi, ilmu yang mempelajari tentang burung
18. Entomologi, Ilmu yang mempelajari tentang serangga
19. Protozoologi, ilmu yang mempelajari tentang protozoa
20. Algologi, ilmu yang mempelajari tentang alga
21. Limnologi, ilmu yang mempelajari tentang rawa
22. Embriologi, ilmu yang mempelajari tentang perkembangan embrio
23. Patologi, ilmu yang mempelajari tentang penyakit
24. Endokrinologi, ilmu yang mempelajari tentang hormone
25. Sitologi, ilmu yang mempelajari tentang sel
26. Histologi, ilmu yang mempelajari tentang jaringan
27. Organologi, ilmu yang mempelajari tentang organ
28. Morfologi, ilmu yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luar organism
29. Enzimologi, ilmu yang mempelajari tentang enzim
30. Fikologi, Ilmu yang mempelajari tentang alga
31. Pteridologi, ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan paku
32. Bryologi, ilmu yang mempelajari tentang lumut
33. Dendrologi, ilmu yang mempelajari tentang pohon maupun tumbuhan berkayu lainnya, seperti liana dan semak
34. Paleobotani, ilmu yang mempelajari tumbuhan masa lampau
35. Nematologi, ilmu yang mempelajari tentang nematoda
36. Apiari, ilmu yang mempelajari tentang lebah termasuk ternak lebah
37. Mirmekologi, ilmu yang mempelajari tentang rayap
38. Iktiologi, ilmu yang mempelajari tentang ikan
39. Harpetologi, ilmu yang mempelajari reptilia dan ampibia
40. Mamologi, ilmu yang mempelajari tentang mammalia
41. Primatologi, ilmu yang mempelajari tentang primata
42. Rodentiologi, ilmu yang mempelajari tentang rodentia
43. Paleozoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan purba
44. Pulmonologi, ilmu yang mempelajari tentang paru-paru
45. Kardiologi, ilmu yang mempelajari tentang jantung dan pembuluh darah
46. Radiologi, ilmu untuk melihat bagian dalam tubuh manusia menggunakan pancaran atau radiasi gelombang, baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik
47. Neurologi, Ilmu yang menangani penyimpangan pada sistem saraf
48. Virologi, ilmu yang mempelajari tentang virus
49. Onkologi, ilmu yang mempelajari tentang kanker dan cara pencegahannya
50. Enzimologi, ilmu yang mempelajari tentang enzim
2. Botani, Ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan
3. Fisiologi, Ilmu yang mempelajari tentang faal/fungsi kerja tubuh
4. Anatomi atau ilmu urai tubuh, ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian tubuh
5. Genetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat
6. Mikrobiologi, ilmu yang mempelajari tentang organism
7. Bakteriologi, ilmu yang mempelajari tentang bakteri
8. Mikobiologi, ilmu yang mempelajari tentang jamur
9. Evolusi, ilmu yang mempelajari perubahan makhluk hidup dalam jangka panjang.
10. Biologi Molekuler, kajian biologi pada tingkat molekul
11. Rekayasa Genetika, ilmu yang mempelajari tentang manipulasi sifat genetic
12. Ekologi, ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbale balik antara makhluk hidup dan lingkungannya
13. Taksonomi, ilmu yang mempelajari tentang sistematika makhluk hidup
14. Ikhtiologi, Ilmu yang mempelajari tentang ikan
15. Malakologi, ilmu yang mempelajari tentang moluska
16. Karsinologi, ilmu yang mempelajari tentang crustacean
17. Ornitologi, ilmu yang mempelajari tentang burung
18. Entomologi, Ilmu yang mempelajari tentang serangga
19. Protozoologi, ilmu yang mempelajari tentang protozoa
20. Algologi, ilmu yang mempelajari tentang alga
21. Limnologi, ilmu yang mempelajari tentang rawa
22. Embriologi, ilmu yang mempelajari tentang perkembangan embrio
23. Patologi, ilmu yang mempelajari tentang penyakit
24. Endokrinologi, ilmu yang mempelajari tentang hormone
25. Sitologi, ilmu yang mempelajari tentang sel
26. Histologi, ilmu yang mempelajari tentang jaringan
27. Organologi, ilmu yang mempelajari tentang organ
28. Morfologi, ilmu yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luar organism
29. Enzimologi, ilmu yang mempelajari tentang enzim
30. Fikologi, Ilmu yang mempelajari tentang alga
31. Pteridologi, ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan paku
32. Bryologi, ilmu yang mempelajari tentang lumut
33. Dendrologi, ilmu yang mempelajari tentang pohon maupun tumbuhan berkayu lainnya, seperti liana dan semak
34. Paleobotani, ilmu yang mempelajari tumbuhan masa lampau
35. Nematologi, ilmu yang mempelajari tentang nematoda
36. Apiari, ilmu yang mempelajari tentang lebah termasuk ternak lebah
37. Mirmekologi, ilmu yang mempelajari tentang rayap
38. Iktiologi, ilmu yang mempelajari tentang ikan
39. Harpetologi, ilmu yang mempelajari reptilia dan ampibia
40. Mamologi, ilmu yang mempelajari tentang mammalia
41. Primatologi, ilmu yang mempelajari tentang primata
42. Rodentiologi, ilmu yang mempelajari tentang rodentia
43. Paleozoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan purba
44. Pulmonologi, ilmu yang mempelajari tentang paru-paru
45. Kardiologi, ilmu yang mempelajari tentang jantung dan pembuluh darah
46. Radiologi, ilmu untuk melihat bagian dalam tubuh manusia menggunakan pancaran atau radiasi gelombang, baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik
47. Neurologi, Ilmu yang menangani penyimpangan pada sistem saraf
48. Virologi, ilmu yang mempelajari tentang virus
49. Onkologi, ilmu yang mempelajari tentang kanker dan cara pencegahannya
50. Enzimologi, ilmu yang mempelajari tentang enzim
Jidor Leongsari tergilas modernisasi
Kesenian Banyuwangi seakan tidak ada habisnya. Diantaranya terdapat kesenian asal desa Bagorejo yang dikenal sebagai Jidor Leongsari.Orang awam biasa menyebutnya sebagai Gandrung Jidor. Kesenian ini muncul pada tahun 1955. salah satu pencipta ide Jidor Leongsari bernama pak Jumadi (90). Orang-orang biasa menyebutnya sebagai jumadi jidor.
“Jidor Leongsari merupakan pencampuran antara tari gandrung, sinden dan shalawat atau puji-pujian.” Kata beliau. “Alat musik yang digunakan juga unik, seluruh alat musik terbuat dari kulit, seperti rebana, bedug dan kendang, alat musik tambahannya berupa biola.” Imbuhnya.
Di kesenian ini terdapat unsur islam yang masih melekat. Pada awalnya kesenian Jidor ini hanya berupa pembacaan kitab berjanji . Namun, seiring dengan perkembangan zaman, mulailah terdapat tari gandrung dan sinden. Jidor leongsari biasa dipakai sebagai hiburan oleh warga setempat.
Kesenian Jidor Leongsari ini didahului dengan tarian gandrung, lalu diteruskan oleh pembacaan puji-pujian atau shalawat lalu diakhiri oleh tarian gandrung penutup. Iring- iringan musik Jidor Leongsari berasal dari campuran dari gending-gending kusir Banyuwangi salah satunya adalah Sekar Jerang.
Biasanya Jidor Leongsari ditampilkan mulai sore hari.Satu kelompok Jidor Leongsari terdiri atas 7 orang yang bertugas memainkan alat musik, 1 orang sinden, dan 1 orang penari gandrung. Lamanya pementasan Jidor Leongsari berdurasi semalam suntuk. Penonton juga antusias menonton, itu dibuktikan dengan melihat ramainya penonton yang terus bertambah sepanjang waktu pementasan.
Kesenian Jidor Leongsari riwayatnya sekarang kurang diperhatikan. Alat-alat musiknya sudah mulai tidak ditemukan. Bahkan pak Jumadi sekarang sudah tidak punya alat musiknya. Beliau berkata, alat-alat beliau sudah rusak dan tidak bisa digunakan lagi. Terakhir kali beliau memakai alat musiknya pada tahun 1994.
Hingga pada saat ini, satu-satunya orang yang masih menyimpan alat musik Jidor Leong sari hanya pak Jumiran yang tak lain adalah tetangga dari pak Jumadi. Meski penonton pementasan Jidor leongsari masih sangat banyak, namun pementasan tersebut hanya dipentasakan di desa Bagorejo, itupun apabila ada undangan.
Kini di desa Bagorejo lebih sering terdapat pementasan gandrung ngesot. Gandrung ngesot sendiri adalah sebuah kesenian layaknya jidor leongsari tetapi gandrung yang dimaksud disini adalah seorang sinden. Seiring dengan berkembangnya jaman, nama leongsari kini lebih dikenal orang-orang dengan sebutan campur sari yang hanya sebuah musik tanpa disertai dengan tarian, maupun puji-pujian. Pak Jemadi pun beharap pada para generasi muda agar selalu menjaga persatuan sehingga kesenian tradisional pun tidak turut terpecah dan akan tetap utuh.
Subscribe to:
Posts (Atom)